7 Destinasi Wisata Banyuwangi Paling Hits yang Wajib Dikunjungi
Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang menawarkan pengalaman liburan sangat beragam. Dari fenomena alam Blue Fire di kawasan Ijen, pantai dengan ombak untuk berselancar, hutan trembesi yang Instagramable, hingga kawasan konservasi dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, semuanya dapat ditemukan di ujung timur Pulau Jawa.
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan ke Banyuwangi, berikut tujuh destinasi wisata yang layak masuk dalam daftar kunjungan.
1. Kawah Ijen
Kawah Ijen menjadi salah satu ikon wisata Banyuwangi yang paling terkenal. Daya tarik utamanya adalah fenomena Blue Fire, yaitu nyala api biru yang berasal dari pembakaran gas belerang dan dapat terlihat dalam kondisi gelap.
Selain Blue Fire, wisatawan juga dapat menikmati panorama Danau Kawah Ijen yang memiliki warna khas biru kehijauan. Kawasan Ijen merupakan bagian dari Geopark Ijen dan memiliki keunikan geologi, biodiversitas, serta budaya yang sangat kuat.
Cocok untuk: pencinta alam, pendaki, fotografer, dan wisatawan yang mencari pengalaman unik.
2. Pantai Pulau Merah
Pantai Pulau Merah merupakan salah satu destinasi pantai paling populer di Banyuwangi. Ciri khasnya adalah sebuah bukit kecil menyerupai pulau yang berada tidak jauh dari garis pantai.
Pantai ini memiliki pasir yang luas dan ombak yang menarik bagi peselancar. Menjelang sore, kawasan ini juga menjadi tempat yang menarik untuk menikmati panorama matahari terbenam.
Popularitas Pulau Merah semakin terlihat dari data kunjungan terbaru. Pada libur panjang 27 Meiβ1 Juni 2026, destinasi ini mencatat 11.589 kunjungan, tertinggi di antara destinasi wisata Banyuwangi pada periode tersebut.
Cocok untuk: keluarga, peselancar pemula, pemburu sunset, dan penggemar fotografi.
3. De Djawatan Forest
Bagi yang menyukai suasana hutan yang unik, De Djawatan bisa menjadi pilihan. Destinasi ini terkenal dengan pepohonan trembesi berukuran besar yang menciptakan suasana teduh dan fotogenik.
Bentuk pepohonannya yang khas membuat kawasan ini sering dianggap memiliki suasana seperti hutan dalam film fantasi. De Djawatan juga termasuk destinasi yang sangat populer di kalangan wisatawan.
Pada periode libur panjang yang sama, De Djawatan mencatat 11.164 kunjungan, hanya terpaut sedikit dari Pulau Merah.
Cocok untuk: keluarga, fotografi, wisata santai, dan pencinta alam.
4. Taman Nasional Alas Purwo
Taman Nasional Alas Purwo menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Kawasan konservasi ini memiliki hutan, savana, pantai, serta beragam flora dan fauna.
Salah satu daya tariknya adalah Savana Sadengan, tempat wisatawan dapat mengamati satwa liar dari area pengamatan. Indonesia Travel juga menyebut Alas Purwo sebagai salah satu kawasan penting untuk menjelajahi kekayaan alam Banyuwangi.
Cocok untuk: pencinta alam, fotografi satwa, petualangan, dan ekowisata.
5. Teluk Hijau (Green Bay)
Teluk Hijau atau Green Bay dikenal karena warna air lautnya yang kehijauan dan suasana alamnya yang relatif alami. Pantai ini berada di kawasan selatan Banyuwangi dan menawarkan panorama laut yang berpadu dengan perbukitan hijau.
Perjalanan menuju Teluk Hijau juga menjadi bagian dari pengalaman karena wisatawan perlu melewati kawasan dengan karakter alam yang masih kuat.
Teluk Hijau termasuk destinasi Banyuwangi yang mendapatkan penilaian tinggi dari wisatawan dalam berbagai daftar objek wisata populer.
Cocok untuk: pencinta pantai, fotografi, dan wisatawan yang menyukai destinasi bernuansa alami.
6. Pantai Sukamade
Pantai Sukamade merupakan destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman ekowisata. Pantai ini dikenal sebagai kawasan tempat penyu datang ke daratan untuk bertelur.
Pengalaman melihat penyu membutuhkan pendampingan dan mengikuti ketentuan konservasi yang berlaku. Karena itu, berkunjung ke Sukamade bukan hanya tentang menikmati keindahan pantai, tetapi juga belajar mengenai upaya perlindungan satwa.
Pantai Sukamade juga termasuk salah satu destinasi Banyuwangi yang populer di kalangan wisatawan.
Cocok untuk: pecinta satwa, ekowisata, keluarga, dan wisatawan yang mencari pengalaman berbeda.
7. Pulau Tabuhan
Pulau Tabuhan menawarkan pengalaman wisata bahari dengan air laut yang jernih dan panorama pulau kecil yang menarik. Destinasi ini cocok untuk aktivitas seperti snorkeling dan menikmati suasana pantai.
Pulau Tabuhan juga masuk dalam daftar destinasi Banyuwangi yang mendapat sorotan sebagai destinasi kelas dunia pada 2026, bersama Kawah Ijen, Pulau Merah, Baluran, dan De Djawatan.
Cocok untuk: snorkeling, wisata bahari, fotografi, dan pencinta pulau tropis.
Tips Sebelum Liburan ke Banyuwangi
Agar perjalanan lebih nyaman, sebaiknya sesuaikan destinasi dengan waktu dan kondisi fisik. Kawah Ijen membutuhkan aktivitas trekking, sementara beberapa destinasi seperti Teluk Hijau dan Sukamade membutuhkan perjalanan yang lebih menantang.
Untuk wisata alam dan kawasan konservasi, selalu ikuti aturan pengelola, jangan membuang sampah sembarangan, dan hindari mengganggu satwa atau merusak lingkungan.
Pemkab Banyuwangi juga pernah menyediakan angkutan wisata gratis pada akhir pekan yang melayani sejumlah destinasi, termasuk Pulau Merah, Alas Purwo, Kawah Ijen, De Djawatan, dan beberapa objek wisata lainnya.
Penutup
Banyuwangi menawarkan kombinasi wisata yang sulit ditemukan dalam satu wilayah: gunung berapi, pantai, hutan, savana, pulau tropis, hingga kawasan konservasi.
Jika baru pertama kali berkunjung, Kawah Ijen, Pulau Merah, dan De Djawatan bisa menjadi pilihan awal. Namun, jika memiliki waktu lebih panjang, tambahkan Alas Purwo, Teluk Hijau, Sukamade, dan Pulau Tabuhan untuk mendapatkan pengalaman wisata Banyuwangi yang lebih lengkap.
Dengan kekayaan alam dan keberagaman destinasi tersebut, tidak mengherankan jika Banyuwangi terus menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Timur.
Tertarik untuk berwisata? Yuk booking paket tour sekarang!
Lihat Paket Tour